Media Informasi Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Bali

Sabtu, 29 November 2025

MENDES PDT RESMIKAN GOR BUMDES GENTHA PERSADA TIBUBENENG

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dalam rangka meresmikan Gedung Olahraga (GOR)  Bumdes Gentha Persada. Mendes PDT Yandri Susanto  berpesan agar BUMDes Gentha Persada terus berinovasi membuat unit usaha yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar dan tren terbaru karena sangat penting untuk bertahan dalam jangka panjang, mengingat banyak UMKM yang gagal karena tidak inovatif.
Kegiatan seremonial dilaksanakan di unit usaha resto Bumdes. Acara ditandai dengan sesi foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian GOR oleh Bupati Badung dan Mendes PDT Yandri Susanto. Seusai penandatanganan prasasti, rombongan melakukan peninjauan langsung ke GOR Bumdes Gentha Persada.


Jumat, 28 November 2025

MENDES YANDRI SUSANTO RESMIKAN GOR BUMDES GENTHA PERSADA DESA TIBUBENENG

 

Badung, 28 November 2025 — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dalam rangka meresmikan Gedung Olahraga (GOR)  Bumdes Gentha Persada. Kehadiran Mendes PDT disambut hangat oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.

Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut Kadis PMD Kabupaten Badung, Camat Kuta Utara, Perbekel Tibubeneng I Wayan Kamajaya, para Perbekel se-Kecamatan Kuta Utara,  Ketua Bumdes Gentha Persada Putu Ramaditya serta Korprop Bali bersama TAPM Prov dan Kab Badung.


Acara diawali dengan pemaparan profil Bumdes oleh Putu Ramaditya yang menjelaskan perkembangan unit usaha, inovasi pelayanan, serta kontribusi Bumdes Gentha Persada dalam meningkatkan ekonomi lokal Desa Tibubeneng dan disampaikan laba Bumdes mencapai 1,5 M. Setelah itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan sambutan yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian desa dan mendukung keberlanjutan unit usaha desa yang produktif.


Selanjutnya, Mendes PDT Yandri Susanto  berpesan agar BUMDes Gentha Persada terus berinovasi membuat unit usaha yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar dan tren terbaru karena sangat penting untuk bertahan dalam jangka panjang, mengingat banyak UMKM yang gagal karena tidak inovatif.


Masyarakat lokal juga harus dapat berpartisipasi dalam pelatihan, diskusi komunitas, dan program pengembangan yang membantu BUMDes Gentha Persada meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.

Ia mengapresiasi kinerja Bumdes Gentha Persada yang dinilai mampu menghadirkan inovasi usaha, termasuk pembangunan GOR sebagai sarana olahraga dan ruang interaksi sosial masyarakat serta disampaikan Bumdes Genta Persada akan di undang di hari desa pada tgl 15 januari 2026 di jawa tengah menerima penghargaan sebagai Bumdes inspiratif dan inovatif.

Kegiatan seremonial dilaksanakan di unit usaha resto Bumdes. Acara ditandai dengan sesi foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian GOR oleh Bupati Badung dan Mendes PDT Yandri Susanto. Seusai penandatanganan prasasti, rombongan melakukan peninjauan langsung ke GOR Bumdes Gentha Persada.

Dalam kunjungan tersebut, suasana semakin meriah ketika Bupati Badung dan Mendes PDT melakukan permainan badminton disaksikan oleh rombongan dengan antusias. Setelah berkeliling melihat fasilitas GOR dan unit usaha Bumdes lainnya, rangkaian kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama pegawai Bumdes, Perbekel, serta Pendamping Desa. Kunjungan Mendes PDT kali ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam memajukan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Bumdes yang berdaya saing.


Penulis/Admin

Adi Parmadi


"TEBA MODERN" PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER

Teba modern  adalah sistem pengolahan sampah organik yang merupakan inovasi dari konsep "teba" (halaman belakang rumah) tradisional Bali. Sistem ini berupa lubang yang diperkuat beton sedalam sekitar 1,5 meter untuk menguraikan sampah organik secara alami menjadi kompos. Teba modern berfungsi mengurangi sampah ke TPA, menghasilkan pupuk, serta membantu penyerapan air hujan di tanah “Salah satu inovasi utama di desa dangin puri kaja  adalah penggunaan teba modern.

sisa dapur berupa sayur, kulit buah, daun kering, tidak lagi menumpuk atau menimbulkan bau. Semuanya masuk ke dalam teba untuk diproses menjadi kompos secara alami.  Sedangkan untuk sampah an organiK di bawa ke bank sampah desa

Melalui bank sampah, desa berhasil: Mengurangi timbunan sampah anorganik, Menekan biaya pengangkutan, Menciptakan peluang usaha baru, Meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan. Bank sampah memperkuat ketangguhan desa, karena lingkungan yang bersih dan sistem yang rapi menjadi modal menghadapi risiko perubahan iklim.

Pemilahan sampah, penggunaan teba modern, dan penguatan bank sampah merupakan Pondasi desa berketahanan iklim dan desa tangguh bencana


Selasa, 18 November 2025

BLOGSPOT TPP BALI, MEDIA INFORMASI SATU DASHBOARD DARI PROVINSI HINGGA DESA

 

Di era digital, arus informasi harus cepat, rapi, dan mudah ditemukan. Itulah alasan Provinsi Bali membangun sistem Satu Dashboard Media Informasi, yaitu jaringan website berlapis mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Sistem ini menggunakan platform yang sederhana dan mudah dikelola, yaitu Blogspot. Dashboard ini bukan aplikasi baru, melainkan satu pintu akses yang menghubungkan semua media pendamping dari berbagai tingkatan wilayah.


Satu Dashboard Media adalah jejaring informasi terhubung yang dimulai dari blog utama Provinsi Bali:, tppprovbali.blogspot.com. Dari blog ini, pengunjung bisa langsung mengakses blog kabupaten/kota, kecamatan, hingga website masing-masing desa. Strukturnya berlapis dan saling terkoneksi; Blogspot Provinsi dengan Blogspot kabupaten/kota,  Blogspot Kabupaten/Kota dengan Blogspot  kecamatan dan Blogspot Kecamatan dengan Website desa. Model ini menghadirkan pola navigasi yang rapi dan memudahkan siapa pun mencari informasi terkait pendampingan desa. 


Jejaring media ini memakai teknik hierarchical linking atau tautan berjenjang  yang disusun seperti pohon informasi.

  1. Level Provinsi, Blog Provinsi menjadigerbang utama. Dimana pada bagian sidebar, ditampilkan tautan ke 9 blog kabupaten/kota. 
  2. Level Kabupaten/Kota, Setiap kabupaten/kota memiliki blog masing-masing dan pada Sidebar-nya berisi tautan ke seluruh blog kecamatan di wilayah tersebut.
  3. Level Kecamatan, Blog kecamatan menjadi penghubung berikutnya dan pada Sidebar-nya memuat link ke website setiap desa.
  4. Level Desa, Website desa menjadi sumber informasi paling actual berupa kegiatan pembangunan dan pemeberdayaan desa, laporan hingga  inovasi desa.

Dengan struktur ini, seluruh informasi bergerak dari desa ke provinsi dan dari provinsi ke desa melalui jalur yang seragam dan terkendali. Dengan berbagai kemudahan yang didapat diantaranya :

  1. Mudah Diakses, Semua informasi cukup dicari dari satu titik: dashboard provinsi. 
  2. Murah dan Sederhana, Menggunakan Blogspot yang gratis dan familiar bagi banyak pendamping.
  3. Mempercepat Koordinasi, Provinsi bisa memantau update kabupaten dan kecamatan tanpa membuka banyak laman.
  4. Mendorong Literasi Digital Desa, Desa terbiasa mengelola media sendiri dan mengunggah kegiatan secara rutin.
  5. Mengurangi Informasi Tercecer, Semua wilayah terhubung dalam satu ekosistem yang rapi.

Sistem Satu Dashboard Media Informasi yang dibangun oleh TPP Provinsi Bali membuktikan bahwa integrasi informasi tidak harus mahal dan rumit. Menggunakan Blogspot, jejaring ini menjadi solusi efektif untuk menghubungkan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa dalam satu alur informasi yang mudah dikelola.



Penulis/Admin

Adi Parmadi

Jumat, 14 November 2025

SINERGI WUJUDKAN DESA TANGGUH BENCANA

Perubahan Iklim yang terjadi saat ini bukanlah lagi isu namun hal nyata yang sudah sering kita rasakan. Sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Develovment Goals ) sudah diatur dalam Peraturan Presiden No.111 Tahun 2022 tentang pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelnjutan. Ada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ,diantaranya adalah SDGS no.13 Desa Tanggap Perubahan Iklim. Pada RPJPN 2025-2045 bahkan menjadi Visi ke-5 Indonesia Emas yaitu “Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menurun menuju net zero emission” dan bagian dari 45 indikator Pembangunan Indonesia Emas 2045 dengan target penuruan emisi GRK sebesar 93,5% pada tahun 2045 dari baseline tahun 2022 sebesar 38,6%. Dalam Rancangan Teknokratis RPJPN 2025-2045, terdapat sepuluh (10) arah strategis pembangunan pedesaan yang salah satunya adalah pembangunan lingkungan hidup pedesaan yang terdiri dari dua (2) isu utama yaitu: (1) tantangan krisis iklim, dan (2) degradasi lingkungan dan ketahanan ekologi. Dalam rancangan Teknokratis RPJMN 2025-2029, resiliensi terhadap bencana dan perubahan iklim menjadi sasaran prioritas pembangunan perdesaan. Indonesia mempunyai komitmen yang kuat untuk mengatasi perubahan iklim, antara lain melalui Strategi Jangka Panjang Untuk Rendah Karbon dan ketahanan Iklim 2050, Pembangunan Rendah Karbon Indonesia, Rencana Adapatasi Nasional Perubahan Ikilm dan Kebijakan Pembangunan Ketahanan Iklim 2020-2045.

Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) dan Indeks Desa (ID) 2025 merupakan kolaborasi BNPB dengan Kementerian Desa PDT membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana dan perubahan iklim. Hal ini disampaikan melalui sosialisasi kepada TAPM/TPP dan BPBD seluruh Indonesia yang dilakukan melalui Zoom dan juga disiarkan melalui Youtube pada Kamis, 13 Nopember 2025. Optimalisasi ID-PKD  mendukung pencapaian Pembangunan Nasional dari Desa.Salah satu arah tujuan pembangunan nasional adalah berketahanan energy,air dan kemandirian pangan, resiliensi terhadap bencana dan perubahan iklim sehingga mewujudkan ketahanan social budaya dan ekologi.Regulasi terkait adalah Peraturan Kepala Badan No.7 tahun 2025 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (Destana). Destana  yaitu  Desa dan Kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan dengan segera dari dampak bencana yang merugikan. Destana meliputi pengintegrasian layanan dasar, penyusunan peraturan dan kebijakan, Pengembangan tata kelola local,penilaian ketangguhan, identifikasi ancaman / kerentanan ataupun kapasitas, pembentukan Tim Relawan, Perencanaan /pelaksanaan  Penanganan bencana berbasis masyarakat dan peningkatan kapasitas akses sumber daya dan teknologi. Dilakukan melalui Penilaian Ketangguhan Desa yang menjadi acuan penetapan 3 tingkat ketangguhan.

Sinergi BNPB dengan Kemendesa memiliki ruang lingkup : Fasilitasi/kapasitas, Penilaian,Perencanaan,Penganggaran,Pelaksanaan, Pelembagaan dan Pemantauan ( Monitirng Evaluasi).

Total Bencana yang terjadi di Indonesia 75%  berasal dari Perubahan Iklim antara lain banjir, ombak ekstrim,kenaikan permukaan air laut,cuaca buruk, angin panas dan kekeringan. Berdasarkan data Podes tahun 2021 sebanyak  27.056 desa di Indonesia mengalami bencana alam.Bencana alam menimbulkan dampak terhadap kemiskinan. Diperlukan masyarakat desa yang memahami resiko dan mendukung aksi lokal dalam menghadapi perubahan iklim. Tim Pendamping Profesional  memiliki peran penting dalam memberikan dampingan untuk wujudkan Desa tangguh Bencana baik dalam melakukan Fasilitasi, Edukasi,Mediasi  ataupun advokasi untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

 

Ratu ingin pergi ke tempat indah

Dijemput dengan Kereta Kencana

Perubahan  iklim membuat gundah

Mari Wujudkan Desa Tangguh Bencana


Penulis 

Ni Made Wiraseni,ST ( TAPM Kab Tabanan)


Kamis, 13 November 2025

Klungkung No. 1 Dengan Prevalensi Stunting Terendah di Indonesia


Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka umumkan Kab Klungkung dengan Prevalensi stunting terendah ( 5,1%)  nomor 1 Indonesia. Disampaikan juga selain  Kabupaten Klungkung ada Kabupaten Gianyar dengan preavalesi stunting sebesar 5,4%  ada di diurutan ke 2 dan Kabupaten Badung dengan prevalensi stunting sebesar 7,2 %. di urutan ke 9. dikutip dari tiktokBaliNews.id

Stunting rendah artinya jumlah anak-anak yang mengalami stunting (gambaran kurang gizi kronis) dalam suatu populasi relatif rendah dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh WHO. Stunting adalah kondisi di mana tinggi badan anak di bawah standar normal untuk usia dan jenis kelamin mereka, yang dapat disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, infeksi, atau faktor lainnya.

Bupati Klungkung bercerita di tahun 2021 denga prevalesi stunting 19,4% tertinggi di Bali dan mampu di turunkan menjadi 5,1% di tahun 2024.  Ini dapat menjadi indikator bahwa program-program kesehatan dan gizi di Kabupaten Klungkung efektif dalam mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan anak-anak.

Salah satunya  peran Desa  sangat penting dalam penurunan stunting melalui konvergensi intervensi gizi spesifik dan sensitif. Pemerintah desa mengkoordinasikan program-program pencegahan stunting, seperti pemberian makanan tambahan, imunisasi, dan edukasi gizi, serta memantau pertumbuhan anak-anak. Konvergensi ini melibatkan koordinasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat untuk memastikan pencegahan dan penanganan stunting secara efektif. Desa juga menggunakan dana desa untuk mendukung program-program pencegahan stunting, seperti penyediaan sarana sanitasi layak dan edukasi gerakan stop buang air besar sembarangan.


Penulis/Admin
Adi Parmadi

Rabu, 12 November 2025

Sinergi: Kekuatan dalam kebersamaan TPP dengan Pendamping Bisnis Asisten ( BA ) KDMP

Dalam rangka percepatan penyelenggaraan Musyawarah Desa Khusus untuk pembahasan persetujuan pinjaman KDMP dan pengembalian pinjaman KDMP maka diperlukan persamaan persepsi dan kolaborasi antara TPP terutama PD dan PLD dengan Pendamping KDMP. Pada Hari Senin, 20 Oktober 2025, Jam 09.00-11.00 Wita  bertempat di Ruang Sekcam Seririt dilaksanakan Rapat Koordinasi antara TPP Kecamatan Seririt dengan Pendamping KDMP. Acara Rapat Koordinasi dibuka oleh Bapak Camat. Hadir juga Sekcam dan staf Kasi Pembangunan. Agenda yang dibahas adalah penyamaan persepsi terkait dengan tata cara pinjaman dalam rangka pendanaan KDMP sesuai dengan PMK 10 tahun 2025 dan mekanisme persetujuan dari Kepala Desa dalam rangka pembiayaan KDMP sesuai dengan Permendesa No 10 tahun 2025. Setelah dilakukan diskusi dan pembahasan maka sepakat bahwa pada Minggu III Oktober s/d Minggu III Nopember 2025 dilakukan identifikasi dan fasilitasi oleh Pendamping KDMP terkait kelengkapan syarat KDMP mengajukan pinjaman, diantaranya Badan Hukum, Nomor Induk Koperasi, rekening, NPWP, NIB dan Proposal. Proposal memuat tentang Anggaran Biaya atas belanja  Modal dan oprasional, Tahapan Pencairan serta Rencana Pengembalian Pinjaman. Pada Minggu IV Nopember s/d Desember 2025 pelaksanaan Musdes Khusus . Klik tppseririt.blogspot.com

Penulis

Gede Agustawan

Sabtu, 08 November 2025

Selamat Ulang tahun ke 51 Bapak Yandri Susanto

 Kami TPP Prov Bali Mengucapkan Selamat Ulang tahun ke 51 tahun Bapak Yandri Susanto, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, semoga panjang umur, sehat, sukses dan bahagia selalu. Amin




Kamis, 06 November 2025

Dana Desa : Wujud Negara Hadir Membangun dari Desa

 

Dana Desa merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam upaya membangun negeri dari desa. Penggunaan Dana Desa telah diatur melalui kebijakan nasional dengan prinsip mandatori, tanpa mengurangi kemandirian desa untuk berproses melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Melalui forum tersebut, desa menetapkan berbagai keputusan pembangunan yang dituangkan dalam hasil Musyawarah Desa (Musdes).

Salah satu prioritas penggunaan Dana Desa adalah pembangunan akses infrastruktur desa, terutama yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Program padat karya tunai desa menjadi pilihan tepat karena tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para petani. Akses jalan yang baik akan mempermudah pengangkutan hasil pertanian serta distribusi sarana dan prasarana produksi (Saprodi).

Desa Abangsongan, yang merupakan salah satu desa dampingan di Kecamatan Kintamani, saat ini tengah melaksanakan pembangunan jalan usaha tani menuju lahan ladang penduduk. Lahan tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi warga dengan berbagai komoditas unggulan seperti jeruk, kopi, sayur-mayur, dan ternak.

Sebagai Pendamping Desa, saya senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk memantau dan memastikan penggunaan Dana Desa berjalan sesuai ketentuan. Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Abangsongan atas kinerjanya yang tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna. Pembangunan Jalan Usaha Tani telah terselesaikan sesuai dengan perencanaan, memberikan dampak positif nyata bagi kemajuan ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat. Klik tppkeckintamani.blogspot.com

Penulis

TPP Kec. Kintamani


Bali ( Bukan ) Banyak Libur

Dimata Orang Luar Bali sering diplesetkan banyak libur

Di Bali, libur bukan sekadar jeda waktu—ia adalah cara hidup yang mendalam, sebuah tarian antara, budaya tradisi dan modernitas.

Lbur orang Bali sebenarnya dia sedang bekerja dengan sepenuh hati—merawat tradisi, menghidupkan ritual, dan menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Libur bukanlah lelah untuk bersenang-senang, melainkan waktu sakral untuk meneguhkan identitas, mempererat jalinan budaya, dan mengalirkan semangat kehidupan yang tak pernah padam.

Orang Bali sebenarnya libur untuk bekerja sebagai penjaga tradisi, agar orang lain bisa bekerja di Bali. Bali seperti sekarang bisa memberikan devisa terbesar lebih dari 50%  pada negara karena kerja-kerja pekerja tradisi. Tapi orang luar khususnya investor justru hasil kerja penjaga tradisi dijadikan alat penghasil uang.

Ketika penjaga tradisi tidak bekerja, Bali akan menjadi Bali-balian, Bali KW, Bali sudah tidak ada, tidak memiliki daya tarik.

Seharusnya kerja-kerja penjaga tradisi harus dijadikan komponen ekonomi yang harus dihargai wujud dari rekognisi.

Bali tetap ada ketika budaya bali tetap dijiwai agama Hindu, ada manusia sebagai penjaga tradisi dan ada tanah sebagai tegakan, pijakan budaya.

Penulis

Jro Kadek Suardika

Rabu, 05 November 2025

Jalan Usaha Tani Jadi Jalur Wisata: Inovasi Desa Sangkan Gunung Menggandeng Potensi Alam dan Pertanian

Desa Sangkan Gunung di Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, kembali menunjukkan kiprahnya dalam mengelola Dana Desa secara kreatif dan berkelanjutan. Melalui pembangunan jalan usaha tani, yang semula difokuskan untuk mempermudah akses petani menuju lahan pertanian, kini desa ini berhasil memanfaatkannya sebagai jalur tracking wisata yang menyuguhkan panorama alam pedesaan nan indah

Pembangunan jalan usaha tani sepanjang 576 meter di Banjar Dinas Luah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pengembangan potensi lokal. Selain jalan, kegiatan ini juga mencakup pembangunan areal parkir seluas 39 m² dan 1 unit toilet umum, seluruhnya menggunakan material lokal dengan melibatkan tenaga kerja masyarakat setempat


Kini, wisatawan yang datang ke Desa Sangkan Gunung tidak hanya menikmati panorama perbukitan dan persawahan hijau, tetapi juga dapat menelusuri jalur tracking yang menyatu dengan aktivitas pertanian warga. Di sepanjang jalur telah disiapkan papan petunjuk arah, titik istirahat, serta penghijauan untuk menjaga keasrian lingkungan.

Perbekel Sangkan Gunung, I Made Sumendra, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan hasil musyawarah desa yang menekankan pentingnya manfaat ganda dari Dana Desa. “Kami ingin agar setiap rupiah dari Dana Desa memberikan dampak langsung bagi masyarakat, tidak hanya pada pembangunan fisik tetapi juga terhadap peningkatan ekonomi lokal,” ujarnya.

Melalui pengelolaan oleh BUMDes Bina Sejahtera dan Pokdarwis Desa Sangkan Gunung, jalur tracking ini kini menjadi daya tarik wisata baru yang sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Beberapa warga telah memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka warung kuliner lokal, homestay, hingga jasa pemandu wisata. Dari kegiatan ini, desa berhasil mencatat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADesa) sebesar Rp 26.699.350,00.

Inovasi ini juga didukung dengan promosi melalui media sosial resmi desa seperti Instagram (@desasangkanunung)Facebook (Pemerintah Desa Sangkan Gunung), dan website sangkangunung-desa.id, yang memperkenalkan Desa Sangkan Gunung sebagai destinasi wisata berbasis pertanian dan alam.

Melalui upaya ini, Desa Sangkan Gunung menjadi contoh inspiratif bagaimana Dana Desa dapat dikelola secara inovatif untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata berkelanjutan di Karangasem. Klik TPPKec.Sidemen.Blogspot,com


Penulis : Gede Subita

MENDES PDT RESMIKAN GOR BUMDES GENTHA PERSADA TIBUBENENG

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Ba...