Agenda Bidang Media tahun 2026
menegaskan komitmen Tenaga Pendamping Profesional (TPP) untuk menghadirkan
kerja pendampingan yang lebih berdampak melalui peningkatan kualitas dan
kuantitas layanan kepada desa. Salah satu fokus utama diarahkan pada
pengelolaan media sebagai sarana publikasi keberhasilan pembangunan desa secara
luas dan berkelanjutan.
Melalui langkah ini, TPP didorong aktif memfasilitasi pemerintah desa dalam membuat dan mempublikasikan berbagai informasi strategis. Mulai dari penggunaan Dana Desa, perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga aktivitas dan kemajuan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), seluruh capaian desa diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara terbuka dan informatif.
Berita yang telah diterbitkan melalui website/blogspot desa agar direpost ke blogspot milik TPP. Selanjutnya, informasi tersebut disebarluaskan kembali melalui akun media sosial masing-masing pendamping seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X dengan selalu mencantumkan mention dan hastag berupa @BpsdmKemendesa @DesaPesonaNusantara @KaryadesaBerdaya, #TPPKerjaBerdampak #BangunDesaBangunIndonesia sehingga jangkauan informasi semakin luas dan mampu membangun citra positif desa. Jadi “Kerja-kerja desa harus terlihat. Ketika pembangunan berjalan baik, masyarakat juga perlu mengetahui capaian tersebut melalui media yang dikelola secara positif dan konsisten.
TPP diharapkan tidak hanya
menjadi pendamping administratif, tetapi juga motor penggerak informasi desa
yang produktif, kreatif, dan adaptif sehingga berdampak bagi masyarakat. Dengan
keberadaan pendamping yang memenuhi aspek kualitas dan
kuantitas (TPP Kerja Berdampak), melalui kerja nyata maka akan terlihat
hasilnya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
@DesaPesona Nusantara
@Karyadesa Berdaya
#TPPKerjaBerdampak
#BangunDesaBangunIndonesia
Adi Parmadi





.jpeg)


