Workshop Evaluasi Pendampingan
Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 resmi dilaksanakan pada Selasa
hingga Jumat, 9–12 Desember 2025, di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang
Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh para Tenaga
Profesional Pendamping (TPP), para pejabat kementerian, serta pemangku
kepentingan terkait yang berperan penting dalam upaya percepatan penurunan
stunting di desa.
Acara yang berlangsung selama empat
hari ini dirancang sebagai forum evaluasi dan penguatan kapasitas bagi TPP
dalam mendampingi desa mewujudkan konvergensi pencegahan dan percepatan
penurunan stunting. Workshop menghadirkan sejumlah sesi diskusi, presentasi
hasil pendampingan, serta penyusunan rekomendasi untuk implementasi program di
tahun berikutnya, sesuai jadwal kegiatan yang telah dilampirkan oleh
penyelenggara.
Salah satu sesi utama yang
menjadi sorotan peserta adalah paparan dari Dr. Agustomi Masik, M. Dev. Plg.,
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
dan Daerah Tertinggal. Dalam paparannya yang berjudul "Penguatan Peran
Tenaga Profesional Pendamping (TPP) dalam Upaya Konvergensi Pencegahan dan
Percepatan Penurunan Stunting di Desa", beliau menegaskan bahwa TPP
memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama koordinasi lintas sektor di
tingkat desa.
Dr. Agustomi menekankan pentingnya ketepatan data, penguatan tata kelola, serta kolaborasi multipihak dalam menentukan keberhasilan intervensi stunting. Menurutnya, percepatan penurunan stunting di desa membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendamping, dan masyarakat desa itu sendiri agar upaya konvergensi berjalan efektif.
Selain sesi paparan, workshop ini
juga menjadi momentum bagi para peserta untuk menyampaikan capaian pendampingan
selama tahun 2025, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan
strategi mitigasi risiko untuk mendukung percepatan penurunan stunting pada
tahun 2026 mendatang.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh TPP semakin siap dan terarah dalam menjalankan peran strategisnya, sekaligus memperkuat implementasi program prioritas nasional dalam membangun desa yang sehat, berkualitas, dan berketahanan menuju Indonesia Emas 2045. Semangat kolaborasi dan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menurunkan angka stunting secara signifikan di seluruh wilayah Indonesia.
Penulis/Admin
Adi Parmadi

Luar biasa rekan rekan semua sehat sllu pak Adi. Sy dr dr Nabire besok mlm br terbang sepertinya sy yg terakhir plng dr semua peserta
BalasHapusSalam sehat & selamat samapi rumah.
BalasHapus