Media Informasi Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Bali

Sabtu, 13 Desember 2025

Peran TPP dalam Upaya Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Desa

 

Workshop Evaluasi Pendampingan Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 resmi dilaksanakan pada Selasa hingga Jumat, 9–12 Desember 2025, di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh para Tenaga Profesional Pendamping (TPP), para pejabat kementerian, serta pemangku kepentingan terkait yang berperan penting dalam upaya percepatan penurunan stunting di desa.

Acara yang berlangsung selama empat hari ini dirancang sebagai forum evaluasi dan penguatan kapasitas bagi TPP dalam mendampingi desa mewujudkan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Workshop menghadirkan sejumlah sesi diskusi, presentasi hasil pendampingan, serta penyusunan rekomendasi untuk implementasi program di tahun berikutnya, sesuai jadwal kegiatan yang telah dilampirkan oleh penyelenggara.

Salah satu sesi utama yang menjadi sorotan peserta adalah paparan dari Dr. Agustomi Masik, M. Dev. Plg., Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal. Dalam paparannya yang berjudul "Penguatan Peran Tenaga Profesional Pendamping (TPP) dalam Upaya Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Desa", beliau menegaskan bahwa TPP memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama koordinasi lintas sektor di tingkat desa.

Dr. Agustomi menekankan pentingnya ketepatan data, penguatan tata kelola, serta kolaborasi multipihak dalam menentukan keberhasilan intervensi stunting. Menurutnya, percepatan penurunan stunting di desa membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendamping, dan masyarakat desa itu sendiri agar upaya konvergensi berjalan efektif.

Selain sesi paparan, workshop ini juga menjadi momentum bagi para peserta untuk menyampaikan capaian pendampingan selama tahun 2025, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan strategi mitigasi risiko untuk mendukung percepatan penurunan stunting pada tahun 2026 mendatang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh TPP semakin siap dan terarah dalam menjalankan peran strategisnya, sekaligus memperkuat implementasi program prioritas nasional dalam membangun desa yang sehat, berkualitas, dan berketahanan menuju Indonesia Emas 2045. Semangat kolaborasi dan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menurunkan angka stunting secara signifikan di seluruh wilayah Indonesia.


Penulis/Admin

Adi Parmadi

2 komentar:

  1. Luar biasa rekan rekan semua sehat sllu pak Adi. Sy dr dr Nabire besok mlm br terbang sepertinya sy yg terakhir plng dr semua peserta

    BalasHapus
  2. Salam sehat & selamat samapi rumah.

    BalasHapus

Desa Desa di Bali Gelar berbagai kegiatan Semarakan Hari Desa Nasional 2026

Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional 2026, beberapa desa di Bali gelar beberapa kegiatan diantaranya desa-desa di Kabupaten Gianyar ...