Setelah Rakor dibuka oleh
Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Kabupaten Tabanan dilanjutkan penyampaian materi pertama dari Darma Setiawan yang memberikan penguatan
terkait pengembangan Bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dalam
pemaparannya, ditekankan bagaimana melakukan pengembangan BUMDes dan ekonomi lokal di bali ( smart
sustainable village economy )
Sesi berikutnya Adi Parmadi (
TAPM Prov ) mengupas tuntas tentang aplikasi SiDD. Aplikasi SiDD merupakan inovasi
PIC Pembangunan Bali difokuskan pada
pengenalan fitur dan cara penginputan
penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Setelah pengenalan aplikasi peserta langsung diajak praktik penginputan secara mandiri guna
memastikan setiap TPP memahami alur dan mekanisme penggunaan aplikasi secara
tepat. Setelah itu dilakukan penguatan
tujuh template hasil unduhan dari aplikasi Indeks Desa. Seusai istirahat siang dilanjutkan dengan pembahasan
aplikasi eHDW yang meliputi fitur HDW Learning, HDW Pendataan, serta HDW Monitoring.
Menariknya, ketiga aplikasi tersebut dikemas dalam tampilan blogspot TPP Bali
sehingga lebih mudah diakses oleh para pendamping desa di lapangan.
Melalui rakor cluster ini, diharapkan
pendamping desa menguasai aplikasi-aplikasi pendukung tersebut sehingga mampu
meningkatkan kualitas pendampingan, akurasi data desa, serta efektivitas
pengawalan pembangunan desa di Bali.
Adi Parmadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar