![]() |
| https://danadesa.vercel.app/ |
Sistem Dana Desa (SiDD) merupakan aplikasi berbasis web sebagai inovasi dari PIC Pembangunan Provinsi Bali sebagai upaya mempermudah proses pelaporan penggunaan Dana Desa Tahun 2026 oleh para pendamping desa. Kehadiran aplikasi ini menjadi solusi sementara sembari menunggu aplikasi Monev DD. SiDD hadir untuk menjawab kebutuhan pelaporan yang lebih cepat, tertata, dan mudah diakses sehingga proses monitoring penggunaan Dana Desa dapat dilakukan secara lebih efektif.
Dalam pengembangannya, Adi Parmadi selaku pic pembangunan prov bali, menyampaikan SiDD memanfaatkan layanan Vercel App sebagai media hosting dan deployment aplikasi berbasis web. Penggunaan Vercel memberikan kemudahan dalam proses publikasi aplikasi agar dapat diakses secara online dengan lebih stabil, cepat, dan responsif. Selain itu, Vercel mendukung pembaruan sistem secara lebih praktis sehingga pengembang dapat melakukan perbaikan maupun penambahan fitur tanpa proses yang rumit. Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan bahwa digitalisasi pendampingan desa mulai diarahkan pada penggunaan platform modern yang ringan, efisien, dan mudah diakses oleh pengguna di berbagai wilayah.
Dalam aplikatifnya, akan diuji
coba terlebih dahulu oleh beberapa pendamping dengan login menggunakan user dan
password yang telah ditetapkan oleh admin. Kemudian memilih desa dampingannya
untuk melakukan input kegiatan yang
bersumber dari Dana Desa dalam APBDes. Selain itu, aplikasi juga dilengkapi menu edit
untuk melakukan pembaruan progres kegiatan, baik progres fisik maupun progres
keuangan secara berkala. Disediakan pula menu download untuk mengunduh hasil
input penggunaan Dana Desa pada masing-masing desa dalam format Excel.
Berdasarkan hasil unduhan tersebut, Tenaga Ahli Kabupaten maupun Provinsi dapat
melakukan analisa secara lebih mudah guna mengetahui jenis kegiatan, progres
anggaran, serta capaian fisik penggunaan Dana Desa di tingkat kabupaten maupun
provinsi.
Diakhir penjelasannya disampaikan, SiDD menjadi salah satu aplikasi dalam mendukung digitalisasi pelaporan Dana Desa di Provinsi Bali. Kehadiran aplikasi ini tidak hanya mempermudah kerja pendamping desa, tetapi juga memperkuat proses monitoring dan analisa penggunaan Dana Desa secara berjenjang di tingkat kabupaten maupun provinsi. Dengan sistem yang lebih terstruktur dan berbasis digital, diharapkan pengelolaan Dana Desa menjadi semakin transparan, akuntabel, serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan
Adi Parmadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar