Media Informasi Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Bali

Kamis, 30 April 2026

Kolaborasi TPP, Tema Rakor Kabupaten Jembrana

 

Jembrana. Menjelang  penghujung April 2026, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Jembrana menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Vila Kaliakah Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi penguatan antar TPP”..

Rakor dihadiri seluruh TPP Kabupaten Jembrana yang berjumlah 22 orang yang dibuka oleh Korkab Jembrana, Supriono, yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan rakor. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antar TPP sebagai ruang menyamakan langkah, memperkuat sinergi, serta memastikan setiap pendampingan berjalan sesuai target. “Rakor ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kerja lapangan sekaligus menyusun langkah strategis ke depan agar pendampingan semakin efektif dan dirasakan manfaatnya oleh desa,” ujarnya. Kemudian dilanjutkan penyampaian hal hal yang menjadi prioritas dari setiap TAPM Kab.

Selanjutnya, Korprov Bali, Kadek Suardika, dalam arahannya  menekankan bahwa pendamping tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, namun harus mampu menghadirkan perubahan nyata melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan program, dan penguatan kapasitas desa. Serta setiap ada penugasan medsos selalu LKS ( Like, Koment & Share )

Materi penguatan berikutnya disampaikan TAPM Provinsi Bali, Adi Parmadi. Melalui blogspot TPP Provinsi dijelaskan mulai dari pengelolaan media desa ( Blogspot, penugasan LKS dan memviralkan konten melalui media sosial Fb, IG, Tiktok & X ), pemantauan konvergensi stunting melalui  eHDW, pemeringkatan BUMDes, pengisian Indeks Desa, SDGs hingga tata kelola dana desa yang akuntabel dan tepat sasaran yang diselingi diskusi setiap ada kendala dalam pelaksanaannya. Menurutnya, seluruh bidang tersebut harus dijalankan dengan pendekatan hasil, bukan sekadar rutinitas. “TPP perlu memastikan setiap program memiliki output yang jelas dan outcome yang dirasakan langsung masyarakat desa,” katanya.

Rakor ditutup dengan penegasan kembali dari Korkab Jembrana agar seluruh TPP menjadikan  kolaborasi antar TPP  sebagai budaya kerja. Dengan pendampingan yang profesional dan terarah, diharapkan desa-desa di Jembrana semakin maju, mandiri, dan semakin berdaya dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Adi Parmadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kolaborasi TPP, Tema Rakor Kabupaten Jembrana

  Jembrana. Menjelang  penghujung April 2026, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Jembrana menggelar rapat koordinasi (Rakor) di ...