Jembrana. Menjelang penghujung April 2026, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Jembrana menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Vila Kaliakah Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi penguatan antar TPP”..
Rakor dihadiri seluruh TPP
Kabupaten Jembrana yang berjumlah 22 orang yang dibuka oleh Korkab Jembrana,
Supriono, yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan rakor. Ia menegaskan
pentingnya kolaborasi antar TPP sebagai ruang menyamakan langkah, memperkuat
sinergi, serta memastikan setiap pendampingan berjalan sesuai target. “Rakor
ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kerja lapangan sekaligus menyusun
langkah strategis ke depan agar pendampingan semakin efektif dan dirasakan
manfaatnya oleh desa,” ujarnya. Kemudian dilanjutkan penyampaian hal hal yang
menjadi prioritas dari setiap TAPM Kab.
Selanjutnya, Korprov Bali, Kadek
Suardika, dalam arahannya menekankan
bahwa pendamping tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, namun harus
mampu menghadirkan perubahan nyata melalui peningkatan kualitas layanan,
percepatan program, dan penguatan kapasitas desa. Serta setiap ada penugasan
medsos selalu LKS ( Like, Koment & Share )
Materi penguatan berikutnya
disampaikan TAPM Provinsi Bali, Adi Parmadi. Melalui blogspot TPP Provinsi
dijelaskan mulai dari pengelolaan media desa ( Blogspot, penugasan LKS dan
memviralkan konten melalui media sosial Fb, IG, Tiktok & X ), pemantauan
konvergensi stunting melalui eHDW, pemeringkatan
BUMDes, pengisian Indeks Desa, SDGs hingga tata kelola dana desa yang akuntabel
dan tepat sasaran yang diselingi diskusi setiap ada kendala dalam
pelaksanaannya. Menurutnya, seluruh bidang tersebut harus dijalankan dengan
pendekatan hasil, bukan sekadar rutinitas. “TPP perlu memastikan setiap program
memiliki output yang jelas dan outcome yang dirasakan langsung masyarakat
desa,” katanya.
Rakor ditutup dengan penegasan
kembali dari Korkab Jembrana agar seluruh TPP menjadikan kolaborasi antar TPP sebagai budaya kerja. Dengan pendampingan yang
profesional dan terarah, diharapkan desa-desa di Jembrana semakin maju,
mandiri, dan semakin berdaya dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Adi Parmadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar