Indek Desa Membangun (IDM) merupakan
Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan
Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.
Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun dikembangkan
berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa maju dan mandiri perlu kerangka
kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi
menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa
untuk mensejahterakan kehidupan Desa.
Sesuai hasil pemutakhiran IDM Provinsi Bali tahun 2021 per tanggal 31 Mei
2021 melalui website idm.kemendesa.go.id, Provinsi Bali telah mencapai 100%
penginputan IDM. Adapun hasil pengukuran IDM tahun 2021 yaitu 296 Desa Mandiri,
275 Desa Maju dan 65 Desa Berkembang dan di tuangkan dalam Berita Acara
IDM Propinsi Bali yang di tanda tangani oleh Kepala DPMD Dukcapil
Provinsi Bali, Kepala Bappeda Provinsi Bali & Koordinator Tenaga Ahli
Provinsi Bali pada hari Senin, 31 Mei 2021.
Bali, berdasarkan hasil pemutakhiran IDM 2021, termasuk provinsi
yang berstatus maju dengan peringkat 1 secara nasional status IDM 2021.
Keberhasilan Bali dapat tercapai utamanya karena adanya komitmen yang
kuat dari seluruh stakeholder, mulai dari Kepala Daerah
yakni Gubernur, Bupati, Camat, Kepala Desa, seluruh OPD terkait serta
kesungguhan dan peran serta dari Tenaga Pendamping Profesional se-Provinsi Bali
dalam melakukan pendampingan dalam rangka Pembangunan dan Pemberdayaan
Masyarakat Desa sehingga mempermudah dalam pengukuran update Data
IDM Tahun 2021
Adi Parmadi