Media Informasi Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Bali

Selasa, 19 Mei 2026

Evaluasi Pemanfaatan Dana Desa 2025, Bali kembangkan Aplikasi SiDD untuk Pelaporan Dana Desa 2026

Selasa, 19  Mei 2026 dilaksanakan kegiatan zoom meeting evaluasi data pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun 2025 yang diikuti oleh 18 provinsi. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam mengevaluasi realisasi penggunaan Dana Desa sekaligus memperkuat langkah percepatan penyaluran Dana Desa Tahun 2026

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Direktur FPDD yang menekankan pentingnya percepatan penyaluran DD 2026, penyampaian praktik-praktik baik pemanfaatan Dana Desa, serta percepatan penyampaian laporan pemanfaatan DD 2025. Dalam arahannya disampaikan bahwa hingga saat ini data laporan yang masuk secara nasional baru mencapai sekitar 70 persen sehingga seluruh provinsi diminta mempercepat proses pelaporan dan validasi data.

Selanjutnya, ruang zoom dibagi menjadi dua kelompok, dimana masing-masing ruang diisi oleh sembilan provinsi untuk mempermudah jalannya pemaparan dan pendalaman materi evaluasi.

Pada kesempatan tersebut, Provinsi Bali melalui PIC Pemanfaatan DD, Adi Parmadi, menyampaikan paparan terkait laporan realisasi pemanfaatan Dana Desa Tahun 2025 di Bali. Paparan dimulai dari gambaran pagu Dana Desa, penggunaan DD berdasarkan tagging SDGs Desa, tagging prioritas kegiatan, tagging kategori kegiatan, hingga tagging jenis kegiatan. Selain itu turut disampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan beserta rekomendasi perbaikan dalam pengelolaan Dana Desa ke depan.

Dalam paparannya, Bali menyampaikan dalam pengelolaan dan pelaporan pemanfaatan Dana Desa Tahun 2026 dilakukan secara  digital melalui pengembangan aplikasi sistem Dana Desa. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir kesalahan input data, mempercepat proses pelaporan, serta memungkinkan rencana dan realisasi penggunaan Dana Desa dipantau secara realtime. Selain itu, sistem digital tersebut juga diharapkan dapat memudahkan para pendamping desa dalam melakukan penginputan data dan monitoring pelaksanaan kegiatan di desa.

Berdasarkan hasil analisa penggunaan Dana Desa Tahun 2025 di Bali, sebagian besar pemanfaatan Dana Desa masih difokuskan pada sektor kesehatan. Hal tersebut terlihat dari data penggunaan berdasarkan SDGs Desa, dimana kegiatan terbanyak berada pada SDGs 3 “Desa Sehat dan Sejahtera” dengan total 5.141 kegiatan.  Sementara itu, berdasarkan tagging prioritas kegiatan, penggunaan Dana Desa paling banyak diarahkan pada kegiatan penanganan stunting dengan jumlah 4.113 kegiatan. Kondisi serupa juga terlihat pada kategori kegiatan, dimana kategori kegiatan stunting menjadi yang terbanyak dengan 4.101 kegiatan dari total 14.468 jenis kegiatan yang tercatat.

Mengakhiri paparannya, Provinsi Bali menampilkan dokumentasi foto-foto kegiatan pemanfaatan Dana Desa Tahun 2025 berdasarkan kategori kegiatan, serta video pelaksanaan kegiatan di desa-desa sebagai bentuk gambaran nyata pemanfaatan Dana Desa di lapangan.

Kegiatan zoom meeting hari ini ditutup dengan penyampaian bahwa untuk provinsi-provinsi yang belum mendapatkan kesempatan melakukan pemaparan akan melanjutkan presentasi pada pertemuan esok hari.

Adi Parmadi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Evaluasi Pemanfaatan Dana Desa 2025, Bali kembangkan Aplikasi SiDD untuk Pelaporan Dana Desa 2026

Selasa, 19  Mei 2026  dilaksanakan kegiatan zoom meeting evaluasi data pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun 2025 yang diikuti oleh 18 provinsi. ...