Media Informasi Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Bali

Selasa, 21 April 2026

DPMD Kab Buleleng gelar Sosialisasi/ Bimtek eHDW, Fokus Percepatan Data Konvergensi Stunting

Dinas PMD kabupaten Buleleng bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi eHDW yang diikuti Kader Pembangunan Manusia (KPM), admin desa, serta TPP se-Kabupaten Buleleng, Selasa (21/4/2026) melalui Zoom Meeting untuk percepatan pendataan konvergensi stunting desa.

Kegiatan dipandu oleh host Made Ananda selaku PIC Sosbud TAPM Kabupaten Buleleng. Dilanjutkan Setelah penyampaian agenda,  Bimtek dibuka oleh Made Ariana mewakili Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Buleleng. Dalam arahannya, Made Ariana menekankan pentingnya pemahaman teknis aplikasi eHDW bagi seluruh peserta khususnya KPM sebagai ujung tombak pendataan di desa. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya integritas data serta kolaborasi antar unsur di desa agar intervensi penanganan stunting berjalan tepat sasaran. “Peserta, khususnya KPM, harus memahami teknis aplikasi eHDW, menjaga kualitas data, dan membangun kolaborasi dengan admin desa maupun pendamping desa,” tegasnya.

Usai pembukaan, materi pertama disampaikan oleh I Made Adi Parmadi selaku PIC Sosbud TAPM Provinsi Bali. Dalam paparannya, ia menjelaskan mekanisme pendataan dan pemantauan melalui aplikasi eHDW sebagai instrumen penting dalam memonitor capaian konvergensi stunting di tingkat desa. Ia menegaskan, setelah proses pendataan dilakukan oleh KPM, data harus segera divalidasi oleh admin desa. Langkah ini dinilai penting agar skor konvergensi stunting desa dapat terpublikasi dan dipantau bersama oleh seluruh pihak terkait. “Validasi data menjadi kunci. Jika data sudah tervalidasi, maka skor konvergensi desa akan muncul dan bisa menjadi dasar evaluasi bersama,” ujarnya.

Materi kedua kembali disampaikan oleh Made Ariana dengan memberikan umpan balik terhadap progres capaian konvergensi stunting masing-masing desa di Kabupaten Buleleng. Dalam sesi ini, peserta juga diajak mencermati posisi capaian desa sekaligus langkah percepatan yang perlu dilakukan.

Diskusi dipandu oleh host dengan membaca beberapa pertanyaan dari ruang chat dengan berbagai pertanyaan dari peserta seputar kendala teknis penginputan data, validasi, hingga strategi meningkatkan capaian indikator desa.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) oleh made Ananda. Ia berharap hasil bimtek segera ditindaklanjuti di masing-masing desa sehingga pemanfaatan aplikasi eHDW semakin optimal dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.

Adi Parmadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semangat Kartini Menginspirasi TPP, Menggerakkan Pendampingan untuk Desa Berdaya

  Hari Kartini bukan sekadar mengenang sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia. Peringatan setiap 21 April...